Monday, April 27, 2015

Jenis - Jenis Kerusakan pada VGA dan Solusinya
VGA Card atau kepanjangannya adalah Video Graphic Adapter atau biasa disebut juga oleh beberapa orang yaitu GPU (Graphic Processor Unit). Merupakan sebuah komponen dasar pada sebuah komputer ataupun laptop yang fungsi utamanya adalah sebagai pemroses graphic yang akan di tampilkan oleh layar monitor. namun jangan salah karena sebenarnya VGA dan GPU itu berbeda. singkatnya, VGA merupakan pusat pemprosesan Grafis yaitu tempat semua grafis telah diproses oleh GPU yang terpasang di VGA. dapat kita analogikan bahwa VGA hampir sama dengan Motherboard hanya saja pada motherboard, semua pemrosesan data berada di CPU sedangkan pada VGA pusat pemrosesannya terjadi di GPU.

 
nah sekarang semua sudah jelaskan, bahwa VGA itu berbeda dengan GPU walaupun intinya sama untuk memroses sebuah grafis. tapi pada postingan kali ini, admin tidak membahas mengenai perbedaan antara VGA dan GPU saja, tetapi akan admin bahas mengenai Berbagai macam Kerusakan Pada VGA yang biasa terjadi ketika kamu sedang main game atau sedang menonton film di komputer dan laptop. masalah ini bisa terjadi pada semua merk VGA mulai dari NVDIA GeForce atau AMD Radeon seri apapun. untuk itu ada baiknya disimak baik - baik.

kerusakan pada VGA dan GPU ini sangat beragam, dan yang akan admin bahas kali ini ada sekitar 5 Jenis Kerusakan. diantaranya yaitu :
  1. GPU Artifacts
  2. Bus Artifacts
  3. Video RAM Artifacts
  4. DVI Corruption
  5. Tinted Screen
nah apakah diantara kalian pernah mendengar istilah - istilah tersebut di atas ? mungkin terdengar sedikit aneh ya tapi percayalah bahwa istilah di atas sering kalian temui atau bahkan pernah mengalami. langsung saja kita bahas.

GPU Artifacts
Biasanya jika VGA kita terkena penyakit ini, maka gejalanya akan timbul kotak - kotak pada layar monitor bahkan banyak kasus terjadi pada seluruh bagian layar.

contoh VGA terkena GPU Artifacts

masalah seperti ini terjadi Karena panas yang berlebihan pada GPU sehingga solusinya adalah dengan memeriksa kipas/fan pada pendingin GPU yang ada di VGA kamu. periksa apakah kipas tersebut berputar secara normal ? atau kalau kamu mengerti lakukan Undervolting (menurunkan clock GPU). jika dirasa belum menyelesaikan masalah, coba ganti pendingin dengan pendingin yang terpisah.

BUS Artifacts
hampir sama seperti masalah diatas, jika VGA kamu mengalami gambar seperti ini ada kemungkinan bahwa VGA kamu mengalami Bus Artifacts.
Contoh Bus Artifacts

Masalah ini biasanya dialami oleh VGA slot AGP. terjadi ketika Vram menyimpan data di memori utama PC  dan terjadi conflict ketika proses pemindahan data dari memori utama ke dalam memori VGA. solusinya adalah dengan menurunkan AGP dari 8x menjadi 4x.


Video RAM Artifacts
kalau yang ini hampir sama seperti diatas namun biasanya terjadi pada jenis VGA slot PCI-E. Artifact memory video dapat menyebabkan beberapa keanehan pada grafis yang di tampilkan namun hanya terjadi pada beberapa objek saja.

VRAM artifact 

VRAM berperan dalam menampilkan grafis yang biasa disebut Frame Buffer. nah Frame Buffer inilah yang berfungsi menyimpan gambar yang telah terproses, jika frame buffer tersimpan pada memory yang buruk maka artifact seperti pada gambar diatas akan terjadi. mungkin gambar di atas terlihat seperti bug di dalam game, tetapi sebenarnya bukanlah bug melainkan disfungsi VGA yang mengalami artifact. sayangnya solusi dari hal ini dalah dengan mengganti VGA dengan yang baru, atau sebelumnya bisa dicoba melakukan undervolting pada VGA. tapi hati - hati saat melakukan undervolting karena bisa menyebabkan windows Gagal Booting kalau tidak tahu caranya.

DVI Corruption
nah kalau ini kasusnya jika kamu menggunakan connector DVI untuk menampilkan gambar dari CPU ke monitor kamu.
contoh CVI corruption
masalah ini biasanya menunjukan garis - garis vertikal maupun horizontal, ada beberapa pilihan solusi diantaranya :

  • Ganti kabel DVI
  • Update display driver
  • Gunakan Reduced Blanking
  • Gunakan kabel yang lebih pendek
  • turunkan Refresh rate
masalah seperti ini mungkin ada yang menyangka akibat virus, tapi sebenarnya bukan, karena virus sangat jarang dapat menyerang sebuah hardware.

Tinted Screen
contoh tinted screen
pernahkan kalian mengalami hal seperti diatas ? ketika warna pada monitor menjadi kurang cerah atau malah berubah warna. yup, inilah yang di namakan Tinted Screen. masalah ini biasanya terjadi karena misadjusted atau komponen monitor yang rusak. biasa juga terjadi pada monitor jenis CRT.
solusinya adalah dengan mencoba bersihkan kabel konektor dan atur kecerahan pada monitor, jika tidak bisa berarti kesimpulannya terdapat kerusakan pada hardware monitor.

Nah itulah dia Masalah dan Solusi Kerusakan pada VGA dan GPU, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kamu semua, jangan lupa untuk mengunjungi artikel kami yang lain dan tinggalkan komentar atau like fanspage kami untuk mendapatkan update terbaru seputar masalah pada komputer atau laptop :)
VGA Card pertama kali dibuat tahun 1981 oleh IBM dengan nama IBM PC video card. Pada saat itu istilahnya adalah MDA (Monochrome Display Adapter) dan hanya bisa beroperasi untuk text mode dengan ukuran 80 kolom 25 baris (80×25). Mempunyai video memory sebesar 4KB dan hanya mensupport 1 warna saja.
Setelah kemunculan MDA kemudian bermunculan beberapa kartu grafik.
Kesuksesan VGA menarik minat beberapa perusahaan seperti ATI, Cirrs Logic dan S3 untuk mengembangkan teknologi ini dengan meningkatkan kemampuan resolusi dan jumlah warna. Hal ini melahirkan teknologi resolusi standar SVGA (Super VGA) , dengan resolusi 1024×768, 256 warna dan memory 2MB.
Pada tahun 1995 muncul ke pasaran kartu grafis 2D/3D yang dikembangkan oleh Matrox, Creative, S3, ATI dan lain-lain. Kartu grafis ini mengikuti standar SVGA tapi sudah mendukung teknologi 3D.
Pada tahun 1997, 3dfx mengeluarkan Voodoo graphic chip yang lebih kuat dari kartu grafis lainnya pada saat itu, dengan memperkenalkan teknologi 3D effects seperti mip mapping, Z-buffering dan anti-aliasing. Setelah kemunculan Voodoo, kartu grafis 3D lainnya bermunculan seperti Voodoo2 dari 3dfx, TNT dan TNT2 buatan Nvidia.
Bandwidh yang dibutuhkan oleh kartu-kartu grafis ini mendekati limit kapasitas PCI bus pada saat itu. Intel mengembangkan AGP (Accelerated Graphics Port) yang memecahkan permasalahan bottleneck antara microprocessor dan kartu grafis. Dari tahun 1999 sampai 2002, Nvidia menguasai pasaran kartu grafis (mengalahkan 3dfx) dengan produk GeForce-nya.
Sejak tahun 2003, ATI dan Nvidia mendominasi pasaran kartu grafis dengan produk Radeon dan GeForce mereka dengan jumlah hampir 90%.
Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. KartuVGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game. VGA Card sering juga disebut Card display, kartuVGA atau kartu grafis.

VGA terdiri dari ada yang berupa slot tambahan yang disebut sebagai VGA card ataupun bawaan produsen motherboard atau disebut juga VGA on board. VGA Onboard tak perlu dibahas karena sudah menjadi satu dengan chipset southbridge atau chip sendiri namun menjadi satu dengan motherboard. Sedangkan VGA tambahan disebut VGA card krn perangkat keras ini memang berbentuk spt kartu yg ditancapkan pada motherboard melalui slot yang diperuntukkan khusus bagi VGA. Pada masa lalu, port ini ikut dalam port ekspansi PCI, kemudian ada port khusus AGP dan sekarang ini hampir semua VGA card menggunakan port PCIe atau PCI Express.